BRAMANTYA’s center

research and personal web-pages

Archive for the ‘Kisah Fluida’ Category

kisah-kisah seputar fluida yang santai dan informatif

Magneto Fluid Technology at Universitas Gadjah Mada, Indonesia

Posted by bramantya on February 8, 2012

Practical interest in Magnetorheological Fluids derives from their ability to provide for rapid response interfaces between electronic controls and mechanical systems, which make them especially useful in control devices. The applications include semi-active shock absorber, valves, clutches, brakes and dampers for vibration reduction in automobiles and machineries and for earthquake damage control in bridges and buildings. MR fluid production levels in 2006 are on the order 100,000 liters per year. It is estimated that there are presently more than 250,000 MR dampers, shock absorbers, brakes and clutches in use worldwide. This number is expected to rise into the millions over the next ten years as more automotive platforms adopt smart MR fluid suspensions and fan clutch systems.

Since 2008, Universitas Gadjah Mada (UGM) begin frontier project on this very advanced technology when one of UGM’s faculty staff (M.A. Bramantya) start his Ph.D. thesis in collaboration with Department of Mechanical Engineering, Keio University, Japan supported by Japan International Cooperation Agency JICA project for ASEAN University Networks/ Southeast Asia Engineering Education Development Network AUN/SEED-Net. Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | Leave a Comment »

Road Map

Posted by bramantya on December 24, 2010

Melanjutkan kembali perjalanan yg panjang…

Tertarik...

Posted in Kisah Fluida | Leave a Comment »

“ing ngarso sung tuladha” (kliping berita Media Indonesia & Majalah Gatra)

Posted by bramantya on March 3, 2010

ing ngarso sung tuladha

ing madya mangun karsa

tut wuri handayani

Diatas adalah slogan yang kita ketahui berasal dari Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara (Soewardi Soerjaningrat). Jika anda masih belum berhasil mengingat beliau yang satu ini, silakan menengok lembaran uang Rupiah 20ribu! Gimana? Sudah nyambung? (hehehe…). Beliau memiliki karya monumental yang membuat Indonesia sangat menghargainya, yaitu pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda. Bicara soal lembaran uang, apa sih visualisasi yang tergambar pada pecahan tertinggi di uang Indonesia? (Soekarno-Hatta betul?). Beda dengan Jepang yg menempatkan visualisasi Tokoh Pendidikan dalam lembaran pecahan uang terbesarnya (10,000 yen), yaitu Yukichi Fukuzawa. Silakan merenungkan sedikit…

Kembali ke slogan yang menjadi judul artikel ini “ing ngarso sung tuladha” (di depan memberi keteladanan). Dan karena berasal dari bahasa Jawa, sekalianlah saya artikan intinya: “ing madya mangun karsa” (=di tengah membangun semangat), “tut wuri handayani” (=di belakang mendukung). Ada rasa bahasa yang hilang sebenarnya disana, tapi minimal itulah artinya. Anyway, itulah yang ingin saya angkat kali ini “memberi keteladanan”. Sebagai pribadi yang berusaha untuk baik, maka saya ingin memainkan ketiga posisi tsb secara baik, di depan-tengah-belakang. Ada saatnya kita di depan, maka berikanlah keteladanan yang baik (optimal). Saat di tengah, berusahalah membaur, cair, dengan tujuan menumbuhkan semangat kebaikan, nyalakan semangat orang-orang di tengah-tengah anda. Dan ketika di belakang, berusahalah mendukung dan mengayomi. Jangan sampai ketika di depan, kita malah bersikap seperti orang belakang, kacau-lucu-dan gak pas banget, begitu sebaliknya dan kombinasinya. Ketiga rangkaian filosofi itu sangat luas untuk dijabarkan. Silakan menggali lebih dalam lagi…

Sekarang saatnya to the point, saya pengin share info sekaligus narsis, agar jiwa-jiwa yang menyimpan semangat dan kecemburuan itu segera bergerak. Saya yakin jumlah mereka sangat banyak dan kualitasnya jauh lebih baik di atas saya. Yaitu dengan dua buah pemberitaan di Media Nasional tanah air. Pertama di Media Indonesia 12 Feb. 2010, kedua di Majalah Gatra 24 Feb. 2010 (saya sebut sesuai urutan publikasinya). Media Indonesia menempatkannya dalam 40 sosok terpilih, Majalah Gatra menyelipkannya (2 hal penuh) sebagai Ikon. Selamat menyimak… Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida, my Diary | 7 Comments »

Tokoh Dirgantara Nusantara: B.J. Habibie

Posted by bramantya on November 8, 2009

iptn2

Produk kedirgantaraan dalam negeri

Inilah tokoh kedua yang saya janjikan di artikel sebelumnya. Masih mengusung tema yang sama yaitu kedirgantaraan. Tokoh kita kedua ini sekarang (07 November 2009) masih hidup. Sengaja saya ambilkan dari sosok yang masih berkiprah sampai saat ini, nafasnya masih panjang, keringatnya belum kering, pemikirannya masih terus berkembang, sumbangsih sarannya masih terus mengalir dan penanya belum tergantung. Agar kita semua bisa melihat dan meraba dengan indera normal, inilah sosok teladan yang saya cuplik kali ini, Bacharuddin Jusuf Habibie.

Jika Pak Nurtanio penuh dengan kisah heroik bernuansa fisik dan perjuangan pra-kemerdekaan, tangan beliau “kotor” berlepotan minyak pesawat hingga beliau menemui sang-maut saat menjajal sendiri pesawat rancangannya, sebuah kisah inspirasi tanpa mengenal kata menyerah. Maka Pak Habibie ini melukiskan nuansa yang lain, penuh kisah cerdas bernuansa high-tech, pondasi perjuangan beliau lalui berurut lengkap di bangku sekolah formal sampai jenjang tertinggi Doktor Ingenieur serta seabrek penghargaan akademis bergensi lainnya. Hingga saya rasa klop sudah menghadirkan kedua sosok tersebut, ibarat yin dan yang melahirkan keseimbangan modal kesuksesan.

Tentu saja penokohan kita ini terjauh dari perilaku kultus individu. Tiada manusia yang sempurna, hanyasaja sungguh bodoh dan picik jika kemudian mengabaikan keberadaan suri-tauladan sekaliber beliau. Sungguh banyak mutiara berkilau yang memancar dari sosok kita yang satu ini, terlebih dalam hal semangat ilmu pengetahuan dan teknologi. Beliaulah salah satu mercu suar yang dimiliki Bangsa Indonesia, semoga sinarnya makin terang dan mampu memandu generasi selanjutnya. Semoga beliau mendapatkan akhir penghidupan yang terbaik.

Seperti artikel yang lalu, saya cuplikkan sebuah tulisan karya orang lain dari sini:

http://nusantaranews.wordpress.com/2009/04/02/biografi-bj-habibie-bapak-teknologi-dan-demokrasi-indonesia/

Saya tidak perlu merepotkan diri mengumpulkan data detail tentang B.J. Habibie, selain faktor malas juga agar kita bisa menghargai karya orang lain, terlebih jika bisa mengembangkannya (heheheh…ngeles mode ON). Ya sudah selamat menikmati kisah tokoh kita kali ini…siapkan mental baca anda! Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | 1 Comment »

Tokoh Dirgantara Nusantara: Nurtanio Pringgoadisuryo

Posted by bramantya on November 7, 2009

merancangTempo hari pernah saya sampaikan “deret selebritis fluid mechanics” disini. Hari ini saya ingin mengulas dua tokoh nasional di bidang dirgantara Indonesia. Kenapa Tokoh Nasional dan kenapa bidang Dirgantara? Karena saya sangat menyukai bidang Kedirgantaraan, lebih khusus lagi tentang perancangan pesawat terbang dan aerodinamika, dan saya lebih memilih tokoh nasional yang secara budaya, geografis dan latar belakang relatif sama dengan saya, dibanding tokoh dunia semisal Wright bersaudara. Sehingga jikalau ingin meniru dan menjadikan sumber inspirasi tidaklah terlalu muluk-muluk, sebab beliau-beliau adalah putra-putra Indonesia, sama dengan saya dan anda. Dan jamannya tidaklah jauh berbeda, masih di sebutaran abad 20. Bahkan jika ingin didetailkan lagi, beliau juga makan nasi, minum dari sumber air di tanah air, juga menghadapi problematika yang sama sesama bangsa sendiri. Jadi ya…mirip-miriplah dengan keadaan kita-kita sekarang ini. Sehingga jika beliau-beliau bisa, kenapa kita tidak?

Tokoh pertama yang ingin saya hadirkan adalah seorang perancang pesawat andalan Indonesia. Kaidah merancang beliau tentu masih jauh dari sistem komputasi, simulasi, numerik dan hal-hal canggih lainnya di abad 21 ini. Tapi semangat, visi, misi, dedikasi dan karya beliau seakan melampaui jamannya. Hal itulah yang ingin kita bidik di era sekarang ini. Semangat kejuangan, profesionalisme dan dedikasi maha hebat bagi diri dan orang disekitarnya. Sebagai seorang manusia, tentu tidak ada yang sempurna, sehingga kita harus bijak didalam mensikapi pribadi, mental, akhlak dan perilaku seorang tokoh. Dan inilah dia sang maestro pesawat, Nurtanio Pringgoadisuryo.

Saya hanya mengutip artikel dari satu sumber saja, yang saya anggap mewakili sebagian besar sisi kehidupan dirgantara beliau. Silakan pembaca mengklik link berikut ini untuk membaca artikel aslinya:

http://www.ilmuterbang.com/blog-mainmenu-9/blog-umum-mainmenu-82/57-nurtanio-perancang-pesawat-andalan-indonesia

Saya yakin penulis aslinya telah mengumpulkan rujukan dari berbagai sumber. Dan saya hanya menuliskan ulang saja. Artikel ini hanya bersifat review singkat, jauh dari kesan bertele-tele dan berkepanjangan dengan detail secukupnya. Jika ingin mendapatkan informasi yang lebih detail dan kompleks, silakan membaca buku dan artikel terkait sosok Nurtanio Pringgoadisuryo, cukup banyak beredar di internet terlebih di toko buku dan perpustakaan. Selamat membaca… Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | 1 Comment »

tak gendong kemana-mana

Posted by bramantya on October 19, 2009

mind-2520puzzles.gif

Entah kenapa, istilah “tak gendong kemana-mana” menjadi poluler. Mungkin terkait dengan momentum sang-empunya meninggal dunia disaat diri dan karyanya naik daun. Atau memang begitulah ”selera pasar” pada saat itu pas cocok dengan istilah itu. Yang pasti istilah itu menari-nari di kepalaku beberapa saat yang lalu. Lalu teringatlah diriku akan isi tas ransel yang selalu saya gendong bolak-balik apartemen – kampus. Apakah itu?

Selain pernak-pernik alat tulis standard, belakangan ini tas ransel saya berisi dua buku yang tebal, baik tebal dari sisi fisiknya maupun tebal dari sisi materinya. Begimane tidak tebal, lha wong isinya sesuatu yang fantastis bagi saya, yaitu: Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | 2 Comments »

EXILIM Pro EX-F1 cihuuy…

Posted by bramantya on October 7, 2009

ex-f1

Tahun ini grup riset kami (saya sebagai leader) merambah area baru, yaitu mempelajari shock-effect pada functional magnetic fluid (perkenalan kepada fluida ini saya urai di artikel sebelumnya). Ide nya berasal dari seberapa besar efek redam dari fluida pintar ini terhadap impact/shock force (beban kejut). Aplikasi futuristiknya di arena militer sebagai baju anti peluru yang nyaman, hehehe…kok bisa? Begini critanya.

Sudah diketahui bahwa functional magnetic fluid mempunyai efek peredam. Lha kalo efek peredalam ini diperbesar, bisa menahan proyektil peluru sekalipun (mungkinkah?, saya harap begitu). Bayangan mudahnya, coba anda bayangkan segelas air kemudian anda celupkan sebutir kelereng, maka perlahan (atau cepat ?) kelereng itu akan turun ke bawah. Lalu alihkan bayangan anda, kini ganti segelas air dengan segelas functional magnetic fluid (misal, magnetorheological fuid – fluida magnet-reologi –), lalu kelereng diganti dengan kelereng dari besi. Maka berdasarkan eksperimen, kelereng besi itu akan terhenti ditengah-tengah fluida magnet-reologi ketika dikenai medan magnet. Dan jika medan magnet diperbesar, fluida magnet-reologi berubah menjadi padatan (solid), yang dimungkinkan laju pesat pucuk oyektil peluru-pun mampu tertahan di dalamnya. Selipkan saja cairan pintar itu dibaju sembari menambah aksesoris pembangkit medan magnet, jadilah baju tahan peluru. Huebat bukan?

Itulah ide muluk-muluknya, lalu untuk mewujudkannya diperlukan serangkaian experimen sebagai kajian empirik, berhelai lembar penurunan rumus sampai rambut “keriting dan rontok” sebagai kajian analitis dan sekian deret coding yang kadang bikin “muntah” jika pengen melengkapi dengan kajian numerik. Ih…ngeri…! Ya iyalah, itulah harga teknologi dan pengetahuan yang terkadang harus dibayar oleh penemu dan penelitinya. Tapi yang melewati dengan tahap itu “baik-baik saja” juga banyak, bahkan lebih banyak :) .

Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | 2 Comments »

Trio Fluida Pintar

Posted by bramantya on July 5, 2009

[lanjutan artikel sebelumnya]

mr_animation2mekanisme clustering structure yang terjadi di dalam fluida magneto-reologi (http://www.lord.com/)

Sahabat ilmu yang baik,

Artikel sebelumnya berisi pengantar pembuka (sudah pengantar, pembuka lagi, hehehe)  tentang trio fluida pintar, yaitu fluida elektro-reologi, fluida bermagnet dan fluida magnet-reologi. Mari sejenak membayangkan, segelas cairan berada di depan anda, cairan tersebut diam dan tenang. Tetapi tiba-tiba cairan tersebut BERGERAK, berubah bentuk lalu menari-nari didepan anda, tanpa terjadi suatu kontak langsung terhadap cairan tersebut, baik disentuh, diobok-obok, dituang apalagi di goyang-goyang. Silakan lihat videonya pada page smart-fluids. Cairan tersebut tiba-tiba menari indah ketika didekatkan (non-kontak) kepadanya medan listrik (kasus fluida elektro-reologi) atau medan magnet (kasus fluida bermagnet dan magnet-reologi). Itulah sejatinya alasan dasar, kenapa ketika fluida itu menjadi pintar. Pintar berubah sifat dan karakter. Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | 3 Comments »

Fluida Magnet-reologi: fluida yang benar-benar pintar

Posted by bramantya on July 2, 2009

MF asapstruktur fluida bermagnet (warna hitam) akibat pengaruh medan magnet, dengan tambahan efek artistik spiral asap biru dibelakangnya, mirip rambut gaya punk, hihihi….

Material pintar (smart material) didefinisikan sebagai material yang mempunyai sifat bisa berubah atau diatur dengan menggunakan pengaruh dari luar. Artinya, material pintar tersebut mampu menyesuaikan diri terhadap kondisi luar yang mempengaruhinya. Menakjubkan, secara material adalah benda mati, tetapi si material pintar ini mampu berubah mengikuti kondisi sekitarnya. Diantara contoh material pintar adalah: ferroelectricity, pyroelectricity, piezoelectricity, a shape memory effect, electrostriction, magnetostriction, electrochromism, photomagnetism dan photochromism (terminologinya susah dibahasa indonesiakan, ada yg tau?). Dimana kesemua material pintar tersebut diatas umumnya berupa material fase padat (solid). Tetapi disana, terdapat juga klasifikasi material pintar yang berupa fluida (fluid) cair.

Iya benar, material pintar berupa cairan yang dikenal dengan istilah “field response fluids”, fluida yang merespon kondisi luarnya. Jenis fluida rekayasa yang termasuk fluida pintar adalah: magnetorheological fluid (fluida magnet-reologi), ferrofluid atau disebut juga magnetic fluid (fluida bermagnet), electrorheological fluid (fluida elektro-reologi), dan beberapa tipe tertentu dari polymeric gels (jel polimer). Fluida pintar ini agak berbeda dengan material pintar yang biasa kita kenal, dalam arti fluida pintar ini tergolong soft material (material lembek, umumnya berupa jel atau suspensi cairan), bukan padat. Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | 1 Comment »

Deret Selebritis Fluid Mechanics

Posted by bramantya on May 27, 2009

Setiap cerita punya asal, dan inilah cerita tentang mekanika fluida:

Bermula dari Archmides jauh sebelum tahun masehi…menghadapi masalah pelik dari Sang Raja kemudian menghempaskan diri dalam bak air…tiba-tiba “eureka! eureka!…” dia berteriak seperti anak menemukan mainannya yg hilang lalu tak sadar berlari tanpa sehelai kainpun menempel ditubuhnya di sepanjang jalan Syracuse…ingin segera melaporkan temuannya kepada Sang Raja…

Leornado yang terkenal…bukan diCaprio lho…DaVinci ini. Dia tak sekedar melukis si senyum misterius Mona, tapi dia mempelajari fenomena fluid transport.

Lalu Pak Pascal dengan tangkasnya mengurai konsep dasar pressure transmibility. Anda melihat langsung cara kerja Barometer? Pak Pascal hanya sekedar membayangkannya, lalu jadilah ilmu.

Datanglah yang kemudian, ilmuwan tak kalah hebatnya Sir Isaac Newton, sang matematikawan jenius. Kejeniusannya turut menyumbang perkembangan ilmu fluid mechanics. Sebutan fluida Newtonian adalah bentuk penghormatan atas kerjanya pada tegangan geser yang setara dengan viskositas (yg konstan) terhadap dv/dy. Kerja lainnya tidak terlalu sukses, misal penelitiannya tentang drag yang tak kunjung bermanfaat, atau anggapannya bahwa ia telah mengetahui kecepatan suara dalam media…yah cukup sekedar menyumbang 20% lah,hehehe.. Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | 5 Comments »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.