BRAMANTYA’s center

research and personal web-pages

Archive for the ‘Family’ Category

artikel terkait keluarga

Dunia bacaan yang luas tak bertepi…

Posted by bramantya on May 12, 2010

Kepada yang meyakini bahwa ilmu yang bermanfaat adalah investasi tiada akhir (jariyah), maka artikel ini kami persembahkan.

Kepada yang mempercayai bahwa generasi hadapan harus lebih baik daripada kita, maka tulisan ini kami sampaikan.

Kepada para pendidik yang mempunyai kecemburuan mulia terhadap didikannya, maka rangkaian sentuhan tuts keyboard ini kami tuangkan.

* * *

Salwa -anak kami yang telah berumur 5 tahun- beberapa pekan yang lalu telah menamatkan proses belajar MEMBACA-nya. Prestasi itu sangat menggembirakan bagi kami –orang tuanya-. Terlebih sang pembimbing belajar alias guru adalah ibunya sendiri (ayah sih cuma kadang-kadang menyimak, “sak-upil” kata Salwa karena saking sedikit/kecilnya). Mungkin bagi orang lain, kemampuan membaca adalah hal yang biasa, wajar. Tapi tidak bagi kami, kami ingat dahulu bisa membaca di sekolah dasar (diatas 7 th), itupun disebuah suasana yang dikondusifkan sebagai tempat belajar yaitu sekolah dan ada guru formalnya.

buku Anis (anak Islam suka membaca) jilid 1-5, media pembelajaran home-schooling anak kami

Media ini adalah juga bentuk apresiasi saya pribadi terhadap sang istri -ibu dari Salwa- yang dengan segala apa yang ada padanya telah berhasil mengantarkan Salwa ke gerbang membaca, lalu perlahan membimbing untuk membukanya, hingga kemudian akhirnya mengiringi langkah-langkah Salwa selanjutnya di alam bacaan yang bermanfaat. Dan itulah amanah yang tidak boleh dianggap remeh. Mengiringi dan mengarahkan bacaan anak. Semoga Allah Ta’ala membimbing kita semua kepada kebaikan.

Read the rest of this entry »

Posted in Family | 1 Comment »

Ketika Kakak Bertanya Kemana Adiknya…

Posted by bramantya on March 20, 2010

Sepekan lebih dia yang belum sempat terdengar tangisnya pergi meninggalkan kami. Luapan emosipun terkadang masih sering menggelora, meski riaknya makin terkendali, kemudian perlahan mengendap di dalam hati.

“Ayah, dedek bayinya mana?” (Salwa @5th)

“Buk, adek bayi yang diperut kok sudah nggak ada?” (Salman @3th)

Itulah sepenggal pertanyaan yang sesekali keluar dari mulut mungil kedua anak kami (Salwa dan Salman). Dan dengan spontan kami merangkai jawabnya:

Kemaren pas ibu di rumah sakit, adik bayinya sudah ‘keluar’ (kata ‘keluar’ kami pakai sebagai pengganti kata ‘meninggal’, karena demikianlah keadaannya dimana ruh/nyawa itu keluar dari jazadnya), trus sama malaikat dibawa ke Sorga. Jadi adik bayinya tidak pulang ke rumah, adik bayinya bobok di Sorga, maen sama teman-temannya

Demikianlah rangkaian jawaban yang kami berikan kepada kedua anak kami yang masih seusia balita. Bukan tanpa alasan kami merangkai jawaban seperti itu, karena secara sekilas kami pernah menerima ilmu tentang hal tsb. Read the rest of this entry »

Posted in Family | 1 Comment »

Di Yamanashi Buah Hati Berkulminasi

Posted by bramantya on March 14, 2010

Berasal dari tanah

Dan akan kembali ke tanah

Istriku, ayah (sebutan kebiasanmu untukku, adopsi bahasa anak-anak) sudah pulang dari tanah pemakaman tempat jazad buah hati kita yang ketiga dikebumikan. Sore dan malam ini terasa makin dingin, disana salju masih menyelimuti daerah sekitar pemakaman. Bila melihat salju, ayah teringat penggalan doa iftitah diawal shalat kita (Ya Allah bersihkanlah dosa/kesalahan kami dengan air dan Salju dan embun), semoga demikian adanya.

liang lahat

papan nama areal pemakaman muslim. telah ada sekitar 50th yang lalu

pemandangan sekitar. mentari mulai terbenam seiring prosesi pemakaman

Read the rest of this entry »

Posted in Family | 21 Comments »

Masih gedhe, udah kecil…

Posted by bramantya on December 3, 2009

mainan (hasil jepretan Salwa @5th)

Sambil membuka mata pertama di pagi hari sehabis bobok semalaman, anak saya yang kedua, Salman, tiba-tiba “gemremeng” (bicara lirih secara terus menerus) “masih gedhe…udah kecil…masih gedhe…udah kecil…”. Lha kami – orang tua – yang mendengarnya sedikit mengernyitkan dahi tanda belum paham. Ini anak bukannya berdoa sehabis tidur, malah gemremeng lucu.

Hari itu genap 3 tahun usia Salman. Pikiran dan perasaan saya menerawang flash-back ke suasana tiga tahun yang lalu. Sungguh mengharu biru kisah kelahiran Salman, menyisakan pelajaran luar biasa bagi kami, orang tuanya. Nostalgia artikelnya ada disini. Tapi itu adalah masa lalu, lembaran yang telah tertutup dan menjadi sejarah, tapi bisa juga dijadikan bahan renungan bagi yang menghendakinya. Dia yang tak akan kembali.

Kini, Salman tumbuh menjadi balita sebagaimana pada umumnya. Read the rest of this entry »

Posted in Family | Leave a Comment »

Lima tahun sudah

Posted by bramantya on October 30, 2009

5tahun

made in ibuuk...

Sudah lama saya tidak menulis perihal anak-anak. Tak terasa, tahun telah berlalu sekian banyak sejak tulisan tentang anak-anak itu saya buat dahulu kala. Hingga pada akhirnya, sebuah dialog antara kakak beradik itu melambungkan pikiran saya. Sebuah cuplikan fragmen biasa-biasa saja dalam keluarga kami tiba-tiba berputar-putar dikepala. Terus berputar melambungkan kesadaran saya sebagai seorang ayah. Iya…status sebagai seorang ayah dari seorang anak, sebuah status yang biasa-biasa saja jauh dari kesan “wah” dan “prestisius”. Profesi seorang Bapak adalah profesi yang juga biasa-biasa saja, jauh dari rasa decak kagum dan tepukan penghargaan.

Read the rest of this entry »

Posted in Family | 2 Comments »

harga segelas air

Posted by bramantya on January 8, 2009

Ada sebuah cerita, kisah nyata, yang membuatku terkesan di jaman Khalifah Harun Al Rasyid. Cerita ini aku baca di sebuah buku cerita anak. Sebuah cerita yang bukan cerita khayalan (fiksi) dan sangat mendidik. Hmmm…, yang menarik adalah cerita ini sangat mendidik tidak hanya bagi anak tetapi juga bagi kita orang dewasa. Begini nih ceritana…

Read the rest of this entry »

Posted in Family | Leave a Comment »

Ta’aruf…

Posted by bramantya on September 20, 2008

Inilah tulisan pertama istriku. Selamat membaca… Read the rest of this entry »

Posted in Family | 4 Comments »

terbanglah “SALWA” burung kecilku

Posted by bramantya on June 15, 2007

Anakku SALWA 

Hmm…

Kata SALWA secara spontan diusulkan oleh istriku saat kelahiran anak pertama kami di RS Sardjito tanggal 27 Oktober 2004 yg “ternyata” perempuan. Kenapa saya sebut “ternyata”, sebab prediksi dokter dan orang-orang sekitar kami bahwa bayi itu nantinya berjenis kelamin laki-laki. Lucu memang saat pertama kali mengetahui bahwa dia perempuan, syukur, haru, senang dan… terkejut. Itulah salah satu rahasia ALLAH.  Read the rest of this entry »

Posted in Family | 4 Comments »

anak itu bernama SALMAN

Posted by bramantya on June 15, 2007

Saat itu…

Seorang ayah bergegas pulang menuju keluarganya, istri tercinta akan melahirkan anak keduanya. Lautan luas tak menghalangi kehendaknya mendampingi istri tercinta menghadapi jihad-nya para wanita. Menurut perhitungan dokter, saat itu sudah memasuki HPL (hari perkiraan lahir), namun sang jabang bayi belum menunjukkan tanda-tanda mau lahir. Subhanallah …   Read the rest of this entry »

Posted in Family | 10 Comments »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.