BRAMANTYA’s center

research and personal web-pages

Angin Topan nomor 18

Posted by bramantya on October 8, 2009

07cnd.japan.inline.650

Hari ini, kami mengalami suatu pengalaman yang baru, yaitu diterjang angin topan. Jepang adalah salah satu Negara yang rutin disapa oleh gejala alam semisal gempa bumi, tsunami dan angin topan. Sehingga Negara dan rakyatnya harus siap sedia selalu dengan berbagai caranya. Mungkin hal inilah yang membuat mereka tahan banting dan survive di dunia yang keras, bahkan menjadi lecutan tersendiri untuk selalu maju dan terus layak dimata dunia.

Berikut cuplikan berita dari media internasional

TOKYO (Reuters) – Typhoon Melor barreled into Japan’s main island on Thursday, disrupting flights and trains, closing some factories and tearing roofs off houses, but damage was much less than had been feared.

The typhoon, with wind gusts of up to 198 km per hour (123 miles per hour), was about 150 (124 miles) west-northwest of Tokyo at 8 a.m. (2300 GMT), and was headed north-northeast at 50 kph (30 mph), the Meteorological Agency said.

More than 320 flights were canceled, Kyodo news agency said, and some high speed “bullet” trains and commuter services were halted for a time. Several expressways were closed, NHK said. The Meteorological Agency issued flood and landslide warnings for broad areas of the country, including Tokyo.

http://www.nytimes.com/reuters/2009/10/07/world/international-us-japan-typhoon.html

Benar saja, pagi itu saya pergi ke kampus dengan iringan angin yang menderu-deru. Bila melewati gerbang kampus yang memang terletak di pucuk bukit, tubuh ini terasa melayang tertiup angin (maklum berat badan saya termasuk ringan, heheehe). Dan puncaknya adalah ketika membuka email dari Professor MY.

Dear  Mr Muhammad

Today I can not go to Yagami campus because the Nanbu line of JR is stopping and not still available. Would you like to come to my office after calling my extension telephone ***** at 11:00 in the tommorow morning ?

Memang hari itu kami janjian untuk berdiskusi perihal nonlinear system. Tapi tak apalah, toh besok juga akan ketemu, insyaAllah. Pembatalan janji itu termasuk terlambat, sebab maksud hati pengen mengikuti ceramah Peraih Nobel Kimia tahun 1991 Dr Richard Ernst (http://keio150.jp/events/2009/img/20091007.pdf) jam 10.45-12.15. Meski kimia bukan bidang saya, mana tahu ada suatu manfaat yang bisa diambil. Minimal merasa keren sudah ikutan kuliah berguru kepada pemenang Nobel. Tapi begitulah rahasia masa mendatang, takdir yang hanya diketahui Allah Subhanahu wa ta’ala. Diskusi diundur, kuliah Nobel pun terlewat.

Dan Kehendak Allah-lah Yang Maha Kuasa. Ketika artikel ini selesai ditulis, dampak angin topan nomor 18 dikota kami –yokohama- tidak separah yang diprediksikan sebelumnya, walillahil-hamd (penomoran itu dibuat karena saking banyaknya jenis angin topan disini, sehingga dimungkinkan kesulitan jika dinamai satu per satu).

Demikian kisah kami hari ini. Kami banyak belajar hari ini, bagaimana dengan anda?

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>