BRAMANTYA’s center

research and personal web-pages

Archive for July, 2009

Trio Fluida Pintar

Posted by bramantya on July 5, 2009

[lanjutan artikel sebelumnya]

mr_animation2mekanisme clustering structure yang terjadi di dalam fluida magneto-reologi (http://www.lord.com/)

Sahabat ilmu yang baik,

Artikel sebelumnya berisi pengantar pembuka (sudah pengantar, pembuka lagi, hehehe)  tentang trio fluida pintar, yaitu fluida elektro-reologi, fluida bermagnet dan fluida magnet-reologi. Mari sejenak membayangkan, segelas cairan berada di depan anda, cairan tersebut diam dan tenang. Tetapi tiba-tiba cairan tersebut BERGERAK, berubah bentuk lalu menari-nari didepan anda, tanpa terjadi suatu kontak langsung terhadap cairan tersebut, baik disentuh, diobok-obok, dituang apalagi di goyang-goyang. Silakan lihat videonya pada page smart-fluids. Cairan tersebut tiba-tiba menari indah ketika didekatkan (non-kontak) kepadanya medan listrik (kasus fluida elektro-reologi) atau medan magnet (kasus fluida bermagnet dan magnet-reologi). Itulah sejatinya alasan dasar, kenapa ketika fluida itu menjadi pintar. Pintar berubah sifat dan karakter. Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | 2 Comments »

Fluida Magnet-reologi: fluida yang benar-benar pintar

Posted by bramantya on July 2, 2009

MF asapstruktur fluida bermagnet (warna hitam) akibat pengaruh medan magnet, dengan tambahan efek artistik spiral asap biru dibelakangnya, mirip rambut gaya punk, hihihi….

Material pintar (smart material) didefinisikan sebagai material yang mempunyai sifat bisa berubah atau diatur dengan menggunakan pengaruh dari luar. Artinya, material pintar tersebut mampu menyesuaikan diri terhadap kondisi luar yang mempengaruhinya. Menakjubkan, secara material adalah benda mati, tetapi si material pintar ini mampu berubah mengikuti kondisi sekitarnya. Diantara contoh material pintar adalah: ferroelectricity, pyroelectricity, piezoelectricity, a shape memory effect, electrostriction, magnetostriction, electrochromism, photomagnetism dan photochromism (terminologinya susah dibahasa indonesiakan, ada yg tau?). Dimana kesemua material pintar tersebut diatas umumnya berupa material fase padat (solid). Tetapi disana, terdapat juga klasifikasi material pintar yang berupa fluida (fluid) cair.

Iya benar, material pintar berupa cairan yang dikenal dengan istilah “field response fluids”, fluida yang merespon kondisi luarnya. Jenis fluida rekayasa yang termasuk fluida pintar adalah: magnetorheological fluid (fluida magnet-reologi), ferrofluid atau disebut juga magnetic fluid (fluida bermagnet), electrorheological fluid (fluida elektro-reologi), dan beberapa tipe tertentu dari polymeric gels (jel polimer). Fluida pintar ini agak berbeda dengan material pintar yang biasa kita kenal, dalam arti fluida pintar ini tergolong soft material (material lembek, umumnya berupa jel atau suspensi cairan), bukan padat. Read the rest of this entry »

Posted in Kisah Fluida | 1 Comment »