Tulisan PENGHIBUR hati
Posted by bramantya on February 27, 2009
Suasana hati manusia mudah berubah, ia-nya memang berada dalam Genggaman jari-jemari Alloh Azza wa Jalla, begitu mudah Alloh bolak-balik kan…sesuai hikmah kesempurnaan-NYA.
Ya…Muqollibal qulub, tsabbits qolbi ‘ala dinika
Ya…Mushorrifal qulub, shorrifni ila tho’atika
Inilah pemandangan tiap kali membuka tirai jendela (satu-satu nya) di kamar saya. (dari kiri) (1)Pusat perbelanjaan mega-mall World Porter “something good, something fine, from the world”, (2)gedung tertinggi di Japan 296 meter symbol dari kota Yokohama LandMark Tower, (3)perpaduan pusat bisnis-belanja-hotel-kantor dalam tiga buah gedung berurutan nan apik Queen’s Square, (4)pusat hiburan dan permainan dilengkapi dengan Bianglala terbesar di dunia 112.5 meter dengan kapasitas 480 penumpang Yokohama CosmoWorld, (5)Minatomirai Manyo Club (one day spa), (6)salah satu kompleks pertemuan terbesar di dunia Pacifico Yokohama, (7)terakhir paling kanan adalah Rinko Park (seaside park).
Hmmm… ……
KERINDUAN. Perasaan ini berulang kembali… dulu di Cepu, trus Balikpapan dan Bontang, kemudian di Kuala Lumpur dan Kajang, sekarang di Yokohama. Entah sudah berapa kali dan akan berapa kali lagi…
Dalam kesendirian ada kegelapan sekaligus ada cahaya, memang tidak secara bersamaan, namun datang silih berganti seiring dengan suasana hati dan tarbiyah kalbu.
PENGASINGAN (mengasingkan diri). Adalah sesuatu yang biasa terjadi jika kita membuka lembaran sejarah para tokoh. Wajar dalam sebuah sudut pandang. Entah itu tokoh kebaikan maupun kejahatan. Entah itu tokoh nyata maupun tak-nyata (fiksi). Maka ambil yang baik saja lah.
Uzlah, menyepi, menghindar dari hiruk pikuk keseharian manusia, baik disengaja maupun tak-sengaja, bahkan kepepet (diasingkan, dipenjara, terkurung, pelarian, dsb). Dan dari kondisi seperti itulah terlahir gagasan, pemikiran dan semangat luar biasa yang mewarnai sejarah ini, menorehkan tinta darah maupun tinta emas tercatat dalam lembaran peradaban kehidupan manusia. Sebagai lembaran hitam maupun lembaran putih.
Siapa mereka?
Saya yakin setiap kita sudah pernah mendapatkan informasinya. Silakan dibuka sedikit memori anda. Kemudian renungkan. Tokoh keji nan sadis bengis, hingga shaleh pembawa risalah Ilahi…
Perasaan keter-sendiri-an itu kini makin kerap. Dan di saat itulah, jika hati sedang baik/sehat, muncul hikmah yang berkilauan, muncul mutiara pemikiran yang bersinar, dan muncul semangat yang menggelora. Namun jika hati sedang jelek/sakit, muncul kemalasan, tidak produktif dan cenderung menyia-nyiakan waktu. Sekedar berharap kesendirian ini segara habis berakhir.
Kuncinya adalah mentarbiyah hati, mentazkiyah qolbu, me-manage perasaan. Dan tiada metode paling benar, cara paling tepat, strategi paling jitu, kecuali Tarbiyah Robbani, Management Sang Pencipta makhluk, Tazkiyah ala Ahlu Sunnah, manajemen para pendahulu yang shalih… Ia-nya sudah terjamin dan terbukti.
Maka pelajarilah kembali ilmu tsb…belajarlah…!!!
Didiklah hati dan anggota tubuh dengannya…
Paksalah emosi dan nafsu mengikutinya…
Semoga Alloh Jalla wa ‘Ala memudahkannya,
Maka tulisan ini adalah: “tulisan penghibur hati”.
Yokohama, 11 August 2008
BRAMANTYA
(first edited 27/02/2009, ketika roda perasaan itu dalam busur yg sama)


eka said
Assalamu alaikum,,pak!!
tulisannya menarik,